fbpx

5 Kebudayaan Unik Yang Hanya Ada Di Indonesia

patung di daerah bali

Indonesia memang tidak terlepas dengan keunikan keragaman dari berbagai aspek. Agama, Suku, dan Juga Kebudayaan. Dalam kebudayaan, ada bermacam-macam tradisi yang dilakukan di setiap tempat. Ini merupakan hal yang sudah umum mengingat keragaman yang ada di Indonesia. Tapi bagaimana jika kita benar-benar menemukan kebudayaan unik yang bahkan dirasa tidak wajar? Mari kita simak kebudayaan atau tradisi yang hanya ada di Tanah air kita.

1. Ritual Tiwah — Kalimantan Tengah

para warga sedang menyiapkan tulang dari jenazah yang akan di ritualkan

Tradisi unik yang dilakukan oleh suku Dayak Kalimantan Tengah, yaitu mengantarkan tulang orang yang sudah lama meninggal ke sebuah rumah yang disebut Sandung. Ritual ini bertujuan untuk meluruskan perjalanan arwah menuju Lewu Tatau atau bisa disebut Surga.

Disebut sebagai momen sakral, ritual ini membutuhkan banyak biaya dan waktu. Persiapan harus matang dan tepat. Diiringi dengan tarian, suara gong, dan hiasan pelengkap menjadikan ritual ini perlu banyak biaya. Di puncak acara, dilakukan penombakan hewan-hewan korban seperti kerbau, sapi, atau babi.

2. Ma’nene — Sulawesi Selatan

Jenazah yang di dandani dan dikenakan pakaian untuk ritual ma'nene

Bentuk penghormatan pada para leluhur adalah tujuan dari tradisi ini. Ritual yang dilakukan masyarakat Toraja ini dikarenakan menurut mereka roh para leluhur tidak pernah meninggalkan keluarga. Ritual ini memang jarang dilakukan, tetapi masih ada beberapa desa yang melakukan ritual Ma’nene setidaknya tiga kali dalam setahun. Tradisi ini dilakukan setelah panen besar bulan Agustus hingga September.

Ritual dilakukan dengan cara anggota keluarga datang ke Patane, yaitu sebuah kuburan keluarga yang bentuknya seperti rumah. Setelah itu, jasad dibersihkan, didandani, hingga diganti baru pakaiannya.

3. Ikipalin — Papua

warga wanita papua yang memotong jarinya karena ritual ikipalin

Bagi orang luar, tradisi ini bisa dibilang mengerikan, karena dilakukan dengan cara memotong jari sendiri. Tapi bagi suku Dani di papua, ini merupakan simbolis kesetiaan dan juga kesedihan. Mengapa demikian? Ritual Ikipalin atau disebut oleh suku Dani Iki Palek ini dilakukan ketika ada anggota keluarga yang meninggal.
Jari merupakan lambang harmoni, persatuan, dan kekuatan bagi suku Dani.

Biasanya, yang melakukan tradisi Ikipalin adalah wanita.

4. Debus — Banten

seorang pemuda debus dengan tangan kuat yang di iris oleh senjata tajam

Debus ini sebenarnya adalah kesenian bela diri yang berawal di daerah Banten. Meski begitu, Debus memiliki tradisi yang cukup mengerikan bagi masyarakat awam. Bagaimana tidak, karena debus melakukan ritual dengan cara memakan paku besi, menggergaji lidah sendiri, dan menusuk mulut dan pipi menggunakan besi tajam.

Ritual ini memiliki makna bahwasanya umat Islam menunjukkan iman dan keyakinan kepada Allah. Hal itu ditunjukkan dengan cara ritual berbahaya tersebut. Sebenarnya masih banyak adegan lainnya yang dilakukan oleh kesenian debus dalam melakukan ritual sakral tersebut.

5. Pasola — Nusa Tenggara Timur

tradisi peperangan dengan menggunakan tombak dan menaiki kuda

Pasola yang berasal dari kata sola atau hola memiliki arti yaitu sejenis lembing kayu yang dipakai untuk melempar target. Ritual yang lebih disebut sebagai upacara tradisional ini melibatkan empat desa di kabupaten Sumba Barat. Pelaksanaan yang dilakukan secara bergiliran pertahun ini, dilakukan dengan cara menunggangi kuda dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan lalu melembar lembing kayu menuju lawan mereka.

Ritual ini diyakini bahwa pertumpahan darah dari upacara sakral ini menjanjikan panen yang baik. Jika darah yang tumpah kurang, maka pelaksana ritual akan turun dari kuda dan berkelahi dengan batu. Hingga saat ini, tradisi Pasola masih dilakukan oleh masyarakat Sumba.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply