Etimologi Kata Dalam Game Yang Sesungguhnya Sulit

en.wikipedia.org

Dimanapun anda berada, pastinya selalu menemukan dan mendengar kata – kata game. Ya, karena banyak sekali pengguna smartphone jaman sekarang yang menggunakan perangkatnya untuk bermain game. Bermain game juga dapat di lakukan pada perangkat PC dan perangkat yang memang sudah diciptakan khusus untuk bermain game, yaitu console game.

Bercerita tentang game, tentunya banyak sekali jenis game yang dimainkan oleh para gamer. Bahkan banyak gamer yang bermain game yang memiliki bahasa spesifik, khususnya game besutan negara jepang yang tidak di publikasikan secara global, dan hanya menyediakan opsi bahasa jepang saja. Hal tersebut bukanlah penghalang besar bagi para gamer.

Disini, kami akan membahas dengan beberapa contoh yang singkat tentang etimologi kata dalam game yang sesungguhnya sulit, tetapi menarik untuk dibahas. Banyak juga gamer yang menghiraukan hal ini, karena sebenarnya memang tidak terlalu berpengaruh, hanya saja beberapa dari mereka ada yang tersugesti dan menganggap ini adalah aspek penting.

Kata Zeus Dari Game DoTA2

Kami mengambil contoh kata dari game DoTA2 (Defense of The Ancient 2). Game ini bergenre MOBA (Massive Online Battle Arena) yang memiliki 116 total hero. Kami mengambil contoh hero Zeus. Tentu saja kita sudah mengenal siapa Zeus, mitos dewa yunani yang menguasai kerajaan dan memiliki kemampuan untuk menciptakan petir seperti apapun.

Hero tersebut dalam game DoTA2 memiliki skill (kemampuan) untuk menciptakan serangan dari petir. Lalu, apa yang aneh dengan hal ini? Sebenarnya tidak ada, akan tetapi sempatkah anda berpikir mengapa hero dengan kemampuan serangan petir ini dinamakan zeus? Kenapa tidak nama lain saja? Ya, itu semua karena pengembang game DoTA2 menginginkan penamaan karakter yang memiliki artikulasi kuat. Zeus adalah lambang kekuasaan petir.

Kata Zonde Dari Game Phantasy Star Online 2

Kali ini, kami akan mengambil contoh kata dari game Phantasy Star Online 2. Game Action MMORPG besutan jepang inilah yang kami maksud tidak di publikasikan secara global dan hanya memiliki opsi bahasa jepang. Ada aplikasi tambahan untuk memodifikasi opsi bahasa dan koneksi untuk game tersebut. Game ini juga tidak begitu populer di lingkungan gamer Indonesia.

Game Phantasy Star Online 2 atau PSO2 memiliki beberapa skill atau kemampuan yang di dalam game disebut sebagai Photon Art Technique. Kami mengambil contoh kata Zonde dari Photon Art Technique. Zonde sendiri adalah skill yang memiliki elemen petir. Diantara zonde, ada yang bernama ilzonde, razonde, gizonde, sazonde, dan zondeel. Pertanyaannya adalah, mengapa elemen petir ini dinamai nama yang berhubungan dengan zonde? Kali ini kami akan bahas sedikit spesifik.

Kata zonde sebenarnya bukanlah bahasa jepang maupun bahasa inggris. Kebanyakan penamaan kata dalam game menggunakan bahasa inggris atau bahasa lokal sesuai dengan asal besutan game itu sendiri. Tetapi ini merupakan hal lain yang menarik. Zonde adalah bahasa yang berasal dari belanda yang memiliki arti Dosa. Apa hubungan dosa dengan petir? Disinilah hal menarik yang akan kami bahas.

Pada jaman dahulu yang dianggap mitos, di belanda orang – orang yang memiliki dosa akan segera dihukum oleh dewa yang memiliki kemampuan memanggil petir. Ya, dewa ini adalah Zeus. Meski Zeus adalah dewa mitos dari yunani, belanda merupakan salah satu negara uni eropa dimana mitos yunani pun masih melekat pada masyarakat mereka. Kata zonde ini merupakan sebuah dosa yang akan dihukum dengan petir dari dewa zeus. Dari sinilah kata zonde digunakan untuk skill elemen petir pada game PSO2.

Mengapa tidak menggunakan bahasa yang mudah saja, seperti Lightning atau Thundering saja? Kembali pada hal yang kami bahas, karena pengembang game ingin penamaan yang memiliki artikulasi kuat. Dengan adanya penamaan yang unik, tentu saja sugesti para gamer semakin kuat, dan menjiwai saat bermain game tersebut.

Demikianlah sedikit pembahasan singkat kami mengenai etimologi. Sesungguhnya etimologi kata memiliki penjabaran dan pembahasan yang sangat panjang, maka dari itu kami hanya membahasnya dengan beberapa contoh saja. Semoga pembahasan kami kali ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan