Fitur dan Spesifikasi Audio Pada Smartphone

www.mobilefun.co.uk

Berbicara smartphone berbasis OS (Operating System) Android bukanlah hal yang asing pada jaman sekarang. Hampir pengguna smartphone di dunia di dominasi oleh OS Android dengan persentase 80%. Kali ini kami akan membahas sedikit soal audio pada smartphone, karena banyak pengguna android yang tidak mengetahui atau memanfaatkan fitur ini pada smartphone terbaru mereka.

Pengguna android biasanya lebih mengutamakan spesifikasi kamera, prosesor, GPU ( Graphic Prosessoring Unit), atau baterai saat mereka akan membelinya. Bagaimana soal audio? Sebenarnya jika berbicara audio secara kritis, tentu saja kualitas audio atau suara pada smartphone sangatlah tertinggal jauh dengan setup audio expert ataupun sekelas DAP (Digital Audio Player) yang menggunakan chipset audio terpisah. Akan tetapi kami mencoba untuk membahas seperti apa fungsi dan kualitas suara pada smartphone era sekarang. Ada beberapa point yang akan kami bahas.

Sebelum kami membahas lebih lanjut, kami sangat menyarankan anda untuk memahami secara singkat format audio yang sering beredar, antara lain seperti MP3, M4A, AAC, WAV, FLAC, ALAC, dan sebagainya dengan frekuensi 44khz, 48khz, 96khz, atau bahkan 384khz dengan bitrate 16bit, 24bit, atau 32bit. Karena inilah factor penentu baik buruknya kualitas suara yang dihasilkan.

1. Tidak Hanya Smartphone High End

Pada saat berkembangnya android dimulai tahun 2011, beberapa produsen sudah menggunakan spesifikasi audio yang hampir mendekati kualitas DAP, contohnya seperti HTC dan Sony. Saat itu mereka mengklaim bahwa fitur audio dari smartphone yang mereka produksi adalah yang terbaik dari brand lainnya. Tetapi pada saat pengujian, format audio yang bias maksimal hanyalah sebatas frekuensi 44khz dengan bitrate 16bit. Dan spesifikasi yang berfokuskan audio hanya bisa di dapatkan pada device high end mereka. 

Di tahun 2019 ini, ada beberapa produsen yang memproduksi android dengan kualitas audio hingga cakupan 192khz 24bit, dan itu terdapat pada spesifikasi smartphone mid entry, contohnya seperti redmi note 4. Banyak juga yang berkata jika itu sekedar gimmick atau info spesifikasi tidak akurat untuk promosi produk, dan kenyataannya memang spesifikasi audio seperti itu tidak dapat bersaing dengan DAP yang mencakup format audio seperti itu. Bahkan smartphone kelas high end dengan persenjataan audio-nya pun belum cukup mumpuni bersaing dengan DAP high end.

2. Kebutuhan Audio Pengguna Bervariasi

Masing – masing pengguna pun memiliki masing – masing keperluan. Contohnya bagi pecinta foto, tentunya hanya menggunakan fitur audio hanya untuk merekam suara dari hasil rekam video saja, bahkan ada yang tidak menggunakannya meski mereka memiliki smartphone high end dengan spesifikasi audio yang mumpuni. Seringkali kami juga menemukan pengguna fitur audio yang hanya untuk keperluan ringan saja. Seperti memutar music dari speaker smartphone, mendownload file dengan kualitas format seadanya, dan juga penikmat music dengan genre yang tidak terlalu mengutamakan bentuk – bentuk suara. Jika anda adalah pecinta musik atau music lover, mungkin anda bisa menyimak artikel ini dengan lebih dan mencoba – coba format yang kami sebutkan diatas.

3. Perangkat Output Yang Mendukung

Memaksimalkan fungsi dan fitur audio pada smartphone tentunya tidak hanya bermodalkan smartphone yang mumpuni dan juga format yang baik, tetapi anda juga harus memiliki output yang mendukung. Disini yang dimaksud output adalah sebuah speaker, headphone, atau earphone. Hampir semua pengguna android memanfaatkan audio untuk memutar music, melihat video, atau merekam hanya mengandalkan output internal (bawaan smartphone). Banyak dari mereka yang tidak mengetahui atau tidak dapat merasakan perbedaan signifikan yang terjadi jika menggunakan output yang mumpuni seperti speaker atau headphone yang mampu mengolah audio Hi-Res/Hi-Fi (High Resolution/High Fidelity).

4. Harga Perangkat Output

Pada poin ke-tiga, tentu saja harga yang ditawarkan tidaklah murah. Adapun yang menambah perangkat seperti DAC AMP (Digital to Analog Converter Amplifier) untuk memaksimalkan kinerja perangkat output seperti semestinya. Karena hal ini lah para pendatang baru di dunia penikmat musik enggan untuk menambahkan dana untuk perangkat output. Itupun terjadi pada penikmat musik yang belum mengetahui perbedaan kualitas suara. Beruntungnya, anda sekarang tidak perlu khawatir tentang budget yang akan anda keluarkan jika anda ingin memasuki audio low-mid entry. Seperti yang diketahui, smartphone xiaomi besutan produsen cina yang murah dan memiliki performa baik, begitupun juga dengan perangkat output audio besutan negara tirai bambu. Sangat bersaing dengan harga, price to value.

5. Karakter dan Bentuk Yang Dihasilkan

Meski seluruh keperluan untuk menikmati audio kualitas tinggi sudah terpenuhi, terkadang pengguna masih kurang yakin dengan banyaknya variasi yang ditawarkan. Sedikit kami memberi penjelasan tentang karakter suara V-Shaped yang berarti frekuensi bass dan treble tinggi dengan mid (biasanya suara vocal) yang turun serta soundsignature (karakter suara natif dari tuning audio) seperti bright yang berarti dominan treble, flat yang berarti rata, atau warm yang berarti cenderung bass. Sebelum anda melengkapi perangkat output yang ingin anda gunakan, alangkah baiknya jika anda mencoba terlebih dahulu, meskipun anda sudah melihat review baik dari tulisan artikel ataupun video. karena di hasil akhir, karakter dan bentuk suara adalah penilaian subyektif individu. Tidak selalu yang dikatakan reviewer memiliki kecocokan yang sama seperti anda.

Demikianlah pembahasan kami tentang fitur audio pada smartphone. Banyaknya peralatan pendukung membuat beberapa pengguna smartphone yang memiliki fitur audio mumpuni tidak bisa memaksimalkan potensi smartphone milik mereka. Kami berharap pembahasan ini bermanfaat bagi anda yang belum mengetahui soal fitur audio pada smartphone.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan