FLAC, HQ, HD Pada YouTube. Benarkah?

youtube_logo

Setelah menulis beberapa artikel mengenai audio, kali ini kami akan coba membahas format audio yang ada pada YouTube. Banyak sekali musik di YouTube yang menggunakan judul FLAC, HQ, dan HD.

Seperti yang kita ketahui, YouTube adalah situs web streaming video yang sudah ada sejak 2005 lalu. Awalnya YouTube sendiri bukanlah layanan dari Google, melainkan situs web yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal saat itu. Setahun setelahnya, Google mengakuisisi YouTube dan sekarang sudah menjadi situs web streaming video terbesar.

Lalu, apa yang dimaksud dengan FLAC, HQ, dan HD audio pada YouTube? Padahal YouTube adalah situs web streaming video. Mari kita simak bersama-sama.

Kualitas dan Encoding Youtube

Seiring berjalannya perkembangan jaman, YouTube selalu mengikuti kebutuhan kualitas videonya. Ada informasi pembagian pada video dan audionya.

Video

YouTube menggunakan resolusi 320×240 pixel hingga 2048×1536 pixel pada tahun 2019 ini. Pada opsi resolusi situs YouTube, formatnya menggunakan 240p hingga 2160p. Jenis file dari encoding-nya mayoritas menggunakan MP4.

Encoding yang digunakan YouTube kebanyakan menggunakan H.264. Adapun encoding dengan MPEG-4, dan VP8 yang akan menghasilkan format file 3GP dan WebM.

Audio

Kualitas yang ditawarkan oleh YouTube adalah 48Kbps hingga 256Kbps. Encoding yang digunakan adalah AAC dan Vorbis. Seringnya, YouTube menggunakan AAC untuk konten video yang diupload oleh pengguna,

Sebenarnya, Encoding audio yang sering kita ketahui adalah MP3. AAC merupakan hasil encoding yang diciptakan oleh Apple. YouTube memilih menggunakan AAC karena memiliki kualitas yang sama baik dengan MP3 dengan ukuran file yang lebih hemat.

FLAC, HQ, dan HD Pada Judul Video di YouTube

FLAC (Free Lossless Audio Codec) adalah format audio terbaik dan kompatibilasnya yang luas pada perangkat elektronik. Sebenarnya ada juga format audio yang jauh lebih unggul dari FLAC, tetapi tidak banyak yang menggunakan format tersebut dan dukungan perangkat yang kurang memadai. HQ dan HD sendiri adalah singkatan dari High Quality dan High Definition.

Jika anda melakukan pencarian musik-musik dengan penambahan judul seperti yang kami sebutkan tadi, anda akan menemukan beberapanya. Lalu apakah memang benar jika judul tersebut memiliki kualitas seperti yang kami sebutkan tadi? Ada jawaban iya dan tidaknya.

YouTube Compression Pada Hasil Upload

Jika anda upload sebuah video dengan kualitas baik. Tentunya hasil yang ditampilkan oleh YouTube juga akan baik, tetapi format dan encoding video anda tidak akan menyamai dengan yang anda miliki dari awal. Ini dikarenakan YouTube melakukan kompresi file agar lebih efisien dan tetap mempertahankan kualitasnya. Secara visual normal memang tidak ada masalah.

Jika dijelaskan secara lengkap, sebenarnya banyak sekali faktor kompresi yang digunakan. Disini kami hanya akan memberi contoh pembanding yang mudah dimengerti saja. Singkatnya, saat anda menemukan sebuah judul FLAC di YouTube, itu bukanlah FLAC yang sesungguhnya dan bukanlah lossless audio. Mengapa begitu?

Seperti yang sudah kami bahas diatas, maksimum audio encoding yang dikompresi oleh YouTube adalah AAC 256kbps. Sedangkan FLAC sendiri jika dilihat dari segi bitrate-nya bisa mencapai 800kbps hingga 1500kbps. Jadi sudah jelas jika FLAC pada YouTube adalah sesuatu yang tidak mungkin terkecuali YouTube merubah kebijakannya.

Mengenai judul HQ dan HD pada YouTube, itu akan menjadi hal yang benar jika judul tersebut memang berisikan encoding maksimal yang dikompresi YouTube. Anda akan merasakan kualitas HQ dan HD sesuai dengan encoding yang dimiliki YouTube.

Tinggalkan Balasan