Jenis Earphone, Headphone, dan Headset

Kali ini, kami akan membahas tentang jenis – jenis earphone dan headset sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kebutuhan yang dimaksud disini bukan dari kualitas suaranya saja, melainkan dari segi desain dan tipe nya. Sebagai contoh ada earphone wired dan wireless yang menggunakan koneksi bluetooth.

Pengguna earphone dan headset seringkali tidak mengetahui tipe yang mereka miliki, dan tidak memahami apa sebenarnya yang sesuai di situasi tertentu. Dari ketiga perangkat audio yang disebutkan di judul, semuanya berbeda. Kami akan bahas pengertian dasar dan singkat tentang ketiganya.

Earphone adalah jenis perangkat audio yang memiliki earpiece kecil dan tidak memiliki mic. Headphone adalah jenis perangkat audio yang memiliki earpiece atau housing yang cukup besar serta tidak memiliki mic juga. Dan Headset adalah perangkat audio yang memiliki earpiece atau housing dengan berbagai variasi ukuran serta memiliki mic.

Sebelum melanjutkan, kami akan sedikit menyebutkan aspek pentingnya, yaitu segi aspek kenyamanan, aktifitas, dan lingkungan.

1. OEM (Over Ear Monitoring)

Ada juga yang menyebutkan OEM adalah Original Equipment Manufacturing, tetapi disini yang kita bahas adalah segmen audio earphone dan headset. Perangkat audio jenis ini memiliki housing atau earpiece yang besar sampai menutupi seluruh telinga. Dalam istilah dunia audio, jenis ini dinamakan juga circumaural yang berarti mengelilingi seluruh telinga. Jenis ini sering ditemukan pada headset atau headphone. Perangkat ini juga berukuran sangat besar dan memiliki head band untuk menyangganya di kepala pengguna.

Dari aspek kenyamanan, OEM memiliki tingkat kenyamanan yang sangat baik karena beberapa perusahaan memproduksi-nya dengan desain yang menyesuaikan kepala pengguna. Pada aspek aktifitas, perangkat ini sangat tidak cocok untuk anda yang suka berolahraga dengan mendengarkan musik. Saat anda berada di lingkungan yang sangat berisik, jenis ini sangat cocok untuk meredupkan suara berisik, dengan catatan headphone atau headset sudah mendukung active noise cancelling.

OEM tipe headphone biasanya digunakan oleh pengguna audio expert yang fokus dengan suara, sedangkan gamer biasanya memilih headset yang memiliki mic untuk aktifitas voice pada game yang mereka mainkan. Contoh OEM Headphone seperti AudioTechnica MSR-7, Sennheiser HD600,HiFiman He-400i. Sedangkan OEM Headset contohnya seperti Logitech G633, Corsair Void Pro, SteelSeries Arctis 7.

2. IEM (In Ear Monitoring)

Tempo waktu kami sudah membahas tentang rekomendasi earphone murah kualitas mewah. Perangkat ini memiliki earpiece yang kecil, karena cara memasangkan atau menggunakannya dengan memasukkan ke dalam kanal telinga. IEM juga memiliki kualitas suara yang sangat baik mengingat isolasi suara dihasilkan karena penggunaanya di dalam kanal telinga. perangkat ini sangat cocok untuk para pengguna smartphone atau portable music player.

Berbicara soal aspek kenyamanan, jenis ini sangat tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang secara terus menerus. Harus ada jeda untuk telinga beristirahat meskipun IEM dengan tingkat kenyamanan paling baik sekalipun. Beberapa pengguna juga mengatakan bahwa IEM berbahaya jika tidak digunakan dengan cara yang benar. Saat berolahraga, ada baiknya juga anda mengatur volume dan posisi penggunaanya dengan catatan IEM yang anda gunakan memang di desain untuk aktifitas olahraga.

Mengenai lingkungan yang bising dan berisik, IEM belum cukup mampu untuk memblokir seluruh suara karena jenis ini kebanyakan tidak mendukung active noise cancelling. IEM hanya mengandalkan eartips dan desainnya untuk mengisolasi kanal telinga agar keluaran suara maksimal. Pengguna IEM juga bervariasi, beberapa audio expert juga menggunakannya. Kebanyakan di pasar smartphone, bundle dalam box penjualan juga terdapat IEM tipe headset meski dengan kualitas seadanya.

Contoh IEM earphone seperti Moondrop Blessing, Final Audio E5000, Zero Audio Carbo Tenore. Untuk IEM headset seperti AudioTechnica ATH-CLR100iS, Sennheiser CX275, AKG K3003i.

3. Earbuds

Ini adalah jenis yang mirip dengan IEM karena ukurannya yang kecil dan portable. Perbedaan besarnya adalah, desain earpiece atau housing earbuds tidak sampai masuk ke kanal telinga, melainkan hanya menempel di ujung luar lubang telinga. Jenis ini sangat sering ditemukan saat jaman trending CD Music Player Portable, Music Tape Portable, dan perangkat audio player lawas. Banyak pengguna awam mengatakan kualitas earbuds tidak bagus. Padahal perangkat ini memiliki kelebihannya tersendiri. Sedikit singkat soal kelebihan earbuds, jenis ini memiliki hasil keluaran suara yang fokus pada vokal. Istilah dalam dunia audio, karakternya mid-centric.

Dilihat dari aspek kenyamanan, sangatlah subyektif sifatnya karena bentuk telinga tiap orang sangat berbeda – beda. Meski sudah dilapis dengan foam lembut di bagian earpiecenya, beberapa orang mengatakan tidak nyaman menggunakannya. Aspek aktifitas pun sangat tidak disarankan untuk digunakan khusunya olahraga, karena tingkat kenyamanannya yang beragam. Hanya bermodalkan menempel di lubang telinga, jenis ini jauh dari standard untuk penggunaan di lingkungan bising.

Contoh Earbuds earphone, contohnya seperti MusicMaker Toneking TP16, FAAEAL Datura-X, Edifier H180. Earbuds headsetnya seperti Sennheiser MX581, Edifier P180, Headroom MS16.

4. On Ear

Yang terakhir adalah jenis On Ear, yang berarti di atas permukaan telinga. Jenis ini biasanya mengutamakan desain yang stylish serta portable. Bentuk dan desain perangkat ini sangatlah banyak, dimulai dengan ukuran earpiece yang sebesar telinga, hingga mirip headphone atau headset circumaural. On Ear juga disebut Supraaural di dalam istilah dunia audio. Sayangnya jenis ini sangat tidak disukai oleh pecinta audio dan expert audio karena fitting atau pemasangannya yang tidak konsisten.

Dari aspek kenyamanan, beberapa produsen memiliki desain yang stylish dan nyaman, akan tetapi banyak juga beredar perangkat yang murah dan kualitasnya kurang baik sehingga kenyamannya pun buruk. Mengenai aktifitas olahraga, disinilah jenis On Ear yang sangat cocok. Bentuk dan desain stylish, serta kenyamanan yang ditawarkan tiap produsen membuat jenis ini jadi favorit. Hasil isolasi suara yang dihasilkan pun tidak terlalu kuat, sehingga anda masih bisa memperhatikan keadaan sekitar. Selain untuk olahraga, perangkat ini sangat cocok untuk pekerja yang menerima voice calling, serta komunikasi –  komunikasi berkelompok di lapangan atau di sekitar.

Contoh On Ear Earphone yaitu Panasonic RP-HS46E-K, Sony MDRQ22LP. Selanjutnya, On Ear Headphone seperti Sennheiser HD218, Promate Soul, AKG K175 dan On Ear Headset seperti Shure BRH50M, Sennheiser HD218i, Sony MDRZX110APB.

Tinggalkan Balasan