Kampung Inggris, Bahasa Inggris Penuhkah?

lingkardakwah.com

Jika anda mendengar istilah ‘Kampung Inggris’ pertama kali di benak anda adalah kampung yang didominasi oleh orang inggris. Atau ada yang beranggapan bahwa kampung inggris adalah kampung yang didominasi oleh orang yang bisa berbahasa inggris. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena pada kenyatan tidak seperti itu.

Banyak media dan masyarakat yang beranggapan bahwa kampung inggris dinilai sebagai kampung seperti itu. Pernyataan ini ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar. Bahkan ada beberapa pemberitaan yang berlebihan mengenai hal ini. dalam tulisan ini kami akan menjelaskan mengenai kampung inggris yang ada di Indonesia, yaitu yang ada di salah satu kabupaten di Jawa Timur.

Pengertian Bahasa Inggris Penuh

Istilah ini muncul seiring dengan kemunculan kampung inggris. Bisa dikatakan bahasa inggris penuh adalah kondisi dimana penduduk di suatu wilayah menggunakan bahasa inggris dalam kehidupan sehari – hari. Dengan catatan penduduk tersebut bukan warga Inggris asli atau warga persemakmuran (misalnya Australia, Kanada, India). Tentu warga Indonesia dari lahir tidak ada yang bisa bahasa inggris.

Dalam kondisi Bahasa Inggris Penuh, hampir semua masyarakat menggunakan bahasa inggris sebagai penutur. Bukan hanya kalangan akademisi atau pelajar saja, namun juga hingga masyarakat sekitar. Misalnya jika di kampung inggris ini warga mulai dari guru hingga pedagang keliling menggunakan bahasa inggris. Maka bisa dipastikan mereka menggunakan bahasa inggris penuh.

Apa Itu Kampung Inggris

Kampung inggris bukan merupakan nama resmi dari sebuah daerah di Kediri Jawa Timur ini. sebenarnya ini adalah perkampungan yang terletak di Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, Jalan Kemuning di Desa Tulungrejo dan Desa SInggahan , Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Meski disebut kampung, namun fasilitas di tempat ini cukup lengkap seperti fasilitas umum, atm, tempat wisata, kafe, tempat olahraga, dan lainnya.

Julukan kampung inggris sebenarnya didapat karena ada beberapa hal yang menjadikan kampung ini diisi oleh unsur inggris di dalamnya, hal ini didasari oleh beberapa alasan sebgai berikut.

Yang paling utama adalah banyaknya lembaga kursus bahasa inggris yang berdiri di tempat ini. menurut laman resmi kampung inggris, sekitar lebih dari 100 tempat kursus berdiri di wilayah ini pada tahun 2011. Dengan adanya tempat tersebut menjadikan wilayah ini menjadi pusat pembelajaran bahasa inggris terbesar di Indoesia.

Alasan lain yang menjadikan wilayah ini disebut kampung inggris karena saking banyaknya lembaga kursus, menjadikan banyak dari warga yang bisa berbahasa inggris. Selain itu kebanyakan orang di tempat ini juga berasal dari pendatang yang mayoritas dari luar kota atau bahkan luar negeri. Hal lain yang menarik adalah adanya tempat kost yang khusus menggunakan bahasa inggris atau disebut dengan english camp.

Sejarah Kampung Inggris

panduankampunginggris.com

Sejarah kampung inggris tidak lepas dari tokoh bernama Kalend Osein, seorang santri dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.  Sebenarnya bapak Kalend Osein adalah santri dari pondok pesantren modern Gontor, namun karena tidak mampu membiayai sekolah beliau mengundurkan diri.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan kebingungan, Kalend Osein diberitahu temannya bahwa ada seorang Kyai yang dapat mengajarinya ilmu agama sekaligus bahasa asing. Karena tertarik beliau belajar dengan KH Ahmad Yazid di daerah Pare Kediri.

Hasil belajar bahasa asing dari KH Ahmad Yazid diterapkan oleh beliau. Kalend Osein mengajari kepada dua orang mahasiswa IAIN Sunan Ampel Jawa Timur yang pada waktu itu ingin ujian negara. Karena sang kyai berhalangan mengajar membuat beliau mengajari mereka bahasa inggris selama 5 hari intensif. Hasilnya cukup memuaskan dimana kedua orang tersebut lulus ujian.

Dikarenakan keberhasilan dua orang tersebut, membuat banyak orang yang minta untuk diajari oleh bapak Kalend Osein. Akhirnya pada tahun 1977 beliau mendirikan lembaga kursus inggris pertama diberi nama BEC (Basic English Course). Awalnya lembaga ini hanya berisi enam orang murid saja, namun lambat laun peminatnya semakin banyak dan membludak.

Akibat peminat yang semakin banyak dan meluas, banyak sekali dibuka berbagai cabang kursus bahasa inggris dari BEC dengan berbagai nama. Akhirnya dikarenakan banyaknya lembaga kursus tersebut membentuk sebuah perkampungan yang dikenal sebagai kampung inggris.

Apakah Kampung Inggris Menggunakan Bahasa Inggris Penuh?

Meski banyak lembaga kursus yang didirikan dan banyak orang belajar disini, tidak membuat warga lokal dan orang tertentu menggunakan bahasa inggris. Kebanyakan penduduk asli kampung inggris menggunakan bahasa Jawa atau Indonesia sehari – hari. Meski ada sebagian yang menggunakan bahasa inggris sebagai penutur, misalnya beberapa pedagang makanan dan minuman.

Meskipun warga lokal tidak terlalu menggunakan bahasa inggris sehari – hari, mayoritas pendatang dan murid kursus menggunakan bahasa inggris. Penggunaan bahasa inggris dilakukan secara penuh baik di ruang belajar / kursus maupun di luar ruangan. Hal ini dilakukan agar membiasakan diri dengan bahasa inggris yang dipelajari.

Bisa dibilang kampung inggris adalah contoh pendidikan yang terpusat menghasilkan budaya baru dan kemudahan dalam belajar. Meski begitu jangan lagi menilai kampung inggris dengan stereotip yang salah. Sebenarnya kampung inggris ini masih kampun biasa seperti kampung lain di Indonesia. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan