fbpx

Kebudayaan Indonesia Yang Diakui dan Hampir Punah

Foto Candi Pintu Masuk Ke Pantai Bali Indonesia

Berbicara mengenai kebudayaan, Indonesia sudah tidak diragukan lagi akan keragaman budaya yang dimilikinya. Bagaimana tidak, dengan berbagai agama, suku, dan etnis. Tidak heran juga jika wisatawan baik manca maupun negeri berkunjung ke berbagai tempat dengan kebudayaan yang erat. Beberapa kebudayaan Indonesia memang sudah diakui oleh negara lain dan UNESCO, tetapi apakah hingga sekarang kebudayaan Indonesia masih terlestarikan? Mungkin saja tidak.

Faktor Penyebab Kepunahan Kebudayaan

Meliputi dua faktor, yaitu dari dalam dan luar negeri atau bisa kita sebut faktor internal dan eksternal.

Faktor Internal

Di tahun 2020 saat ini, sesuatu yang digital bukanlah hal asing lagi bagi masyarakat Indonesia, bahkan di generasi obsolet sekalipun. sektor pendidikan, sosial, agama, ekonomi, politik, dan budaya juga terpengaruh oleh era digital sekarang. Generasi muda sekarang lebih mengikuti sektor-sektor tersebut yang berasal dari perubahan trend digital. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya membuat perubahan yang buruk dan meninggalkan keberadaan sektor-sektor lama. Hanya saja, kurangnya edukasi dari lingkungan formal dan informal menyebabkan kurangnya akan pengetahuan dan kekayaan lokal di generasi muda sekarang.

Faktor Eksternal

Semenjak era globalisasi, masyarakat Indonesia memang bisa dibilang terpaksa untuk mengikuti persaingan yang datang dari luar. Sehingga tidak mengherankan jika cara komunikasi dan sosialisasi pun bertambah. Salah satu contohnya, masyarakat sangat disarankan untuk mempelajari bahasa asing, terutama bahasa inggris agar mampu bersaing dalam berkomunikasi. Tidak hanya bahasa saja, tetapi dengan kultur yang dimiliki oleh negara luar juga agar lebih mudah adaptasi.

Pembelajaran komunikasi dan sosialisasi ini dilakukan tidak hanya generasi muda. Beberapa dari mereka juga menganggap bahwa ini adalah hal yang wajib dilakukan. Hal ini pun juga tidak sepenuhnya salah, mengingat bahwa ilmu akan selalu berguna. Sayangnya, ditengah-tengah kesibukan tersebut, hampir semua orang melupakan bahwa kita juga memiliki komunikasi dan sosialisasi tersendiri yang sudah dicakup dalam kebudayaan.

Kebudayaan Indonesia sesungguhnya tidak bisa dianggap remeh. Seperti yang kita ketahui, negara tetangga pernah mengklaim beberapa kebudayaan milik Indonesia. Padahal kebudayaan tersebut sudah diakui penuh oleh UNESCO dan negara-negara lainnya.

Berikut beberapa budaya yang sudah bertengger di manca negara

1. Batik Indonesia

Batik merupakan hasil karya Indonesia yang sebenarnya luar biasa hingga mendunia. Banyak sekali orang-orang luar negeri yang suka menggunakan baju dengan motif batik pada berbagai acara. Bahkan beberapa artis pun banyak yang mengenakan busana motif batik.
Beberapa orang bahkan rela demi mendapatkan batik tulis dengan harga lebih yang notabene seni batik tulis memiliki nilai seni dan spiritual dari penciptanya.

2. Keris

Pada jaman dahulu, alat atau senjata ini digunakan untuk duel. Seni duel ini dilakukan pada saat Jawa masih memiliki beberapa kerajaan. Saat ini, keris sudah tidak digunakan untuk duel lagi, tapi untuk aksesoris. Salah satu contohnya sebagai aksesoris untuk acara adat dan pernikahan. Meski dibuat di Jawa, tetapi keris juga populer di luar pulau seperti Madura, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Dengan estetika yang unik, UNESCO pun mengakui bahwa keris adalah warisan dunia. Pencipta keris pun juga memiliki julukan sendiri, yaitu Empu.

3. Seni Wayang Kulit

Budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO juga adalah Seni Wayang Kulit. Para turis yang mempelajari bahasa Jawa sangat tertarik untuk mempelajari seni ini. Budaya yang erat dengan Jawa yang terdiri dari dalang, sinden, dan pemain Seni Musik Gamelan.
Di era Wali Songo, dalam penyebaran agama Islam, Seni Wayang Kulit ini digunakan sebagai media penyampaian oleh Sunan Kalijogo.

4. Seni Musik Gamelan

Gamelan ini juga digunakan sebagai pengiring musik di seni wayang kulit. Tidak hanya wayang kulit saja, tetapi beberapa acara adat hingga pernikahan. Seni Musik Gamelan terdiri dari beberapa alat musik tradisional seperti gong, gambang, angklung, dan saron.
Banyak orang luar negeri yang tertarik memainkan alat musik gamelan ini. Beberapa dari mereka bahkan berusaha belajar bahasa Jawa agar bisa mendalami permainan musik gamelan. Tidak heran, karena memang suara yang dihasilkan sangat khas.

5. Seni Tari (Saman Aceh, Bali, Pencak Silat)

Seni tari atau mungkin generasi muda yang terlena trend akan menyebutnya dance. Tidak salah, karena arti dari dance tersebut adalah tari. Sebenarnya seni tari dari Indonesia sangat banyak, disini hanya disebutkan beberapa saja. Tiga seni tari ini sudah diakui oleh UNESCO. Saman Aceh pada 2011 lalu, Bali 2015 lalu, dan Pencak Silat yang baru-baru ini diakui.
Pencak silat sendiri sebenarnya tidak bisa dianggap murni sebagai seni tari. Sebenarnya pencak silat seni beladiri yang menggunakan gerakan seperti tarian. Sehingga banyak orang yang menganggap bahwa hal tersebut merupakan seni tari. Gerakan pencak silat memang tidak kalah indah dengan seni tari lainnya.

6. Taman Nasional Komodo

Disebut sebagai kebudayaan, mungkin kurang tepat, tetapi wilayah ini merupakan tempat khusus bagi hewan bernama Komodo. UNESCO mengakui sebagai warisan dunia karena dipercaya Komodo adalah salah satu keturunan dari hewan fantasi Dragon atau Naga.
Taman Nasional Komodo didirikan di Nusa Tenggara Timur dengan tujuan untuk melestarikan hewan Komodo yang tingkat kepunahannya cukup serius. Tidak hanya pelestarian saja, Komodo juga digunakan untuk penelitian obat-obatan, sehingga kelangsungan hidupnya sangatlah dijaga.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply