Kebudayaan Maritim Khas Indonesia

Wilayah Laut Maritim dan Kapal Nelayan Indonesia
maritimnews.com

Negara dengan perairan lebih luas dari daratannya. Ya, inilah negara kita, negara Indonesia yang disebut juga sebagai negara maritim. Selain disebut sebagai negara maritim, Indonesia juga dinyatakan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Susunan-susunan pulau yang ada di Indonesia sendiri sangat unik dan berbeda dari negara lainnya. Semua bisa terlihat ketika kita melihat dari peta negara.

Berbicara mengenai negara maritim, sebenarnya tidak hanya Indonesia saja yang disebut sebagai negara maritim. Maritim yang berarti kelautan, kita sebut saja negara Jepang yang banyak diketahui oleh orang tentang potensi lautnya. Negara tersebut juga disebut sebagai negara maritim. Lalu, apakah sama saja kah kelautan negara kita dengan negara Jepang? Meski sesama negara maritim, tentu saja tidak.

Keragaman Perairan di Indonesia

Di negara Indonesia, setiap masyarakat wilayah yang berdekatan dengan perairan seperti selat, laut dan samudra masing-masing memiliki cara tersendiri. Jumlah perairan di Indonesia sendiri memang cukup banyak yang memisahkan antar pulau. Terdapat 1 samudra, 11 laut, dan 32 selat yang berada di Indonesia. Masing-masing dari perairan tersebut juga memiliki keunikan alam beserta sumber dayanya.

Dari segi geografis, letak pulau yang cukup berjauhan menjadikan masyarakat di Indonesia beragam dalam beberapa aspek. Hal itu juga mempengaruhi mereka dalam aktifitas di perairan. Perbedaan ini yang membuat Indonesia memiliki kebudayaan maritim khas. Dari segi persiapan hingga pengolahan, mereka memiliki cara yang unik dan tidak akan ditemukan di tempat lainnya.

Pengaruh Kebudayaan, Kepercayaan, dan Tradisi

Kebudayaan Maritim Dari Indonesia, Pesta Laut
pasarhamburg.com

Secara garis besar, Indonesia di bagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian barat, tengah, dan timur. Dalam pembagian ini, ada beberapa wilayah yang hanya melakukan tradisi khusus. Tradisi ini bisa disebut juga sebagai kebudayaan maritim. Mari kita simak berikut

Beberapa Jenis Tradisi Maritim Indonesia

1. Sasi Laut

Hukum adat yang melarang untuk mengambil ikan pada saat tertentu. Tujuannya agar populasi dan kualitas ikan di laut mereka tetap terjaga. Ekosistem lain di lautpun juga ikut terjaga dengan adanya jeda waktu. Tradisi khusus ini berlaku hampir di seluruh provinsi Maluku dan Papua.

2. Petik Laut Muncar

Sebuah upacara adat yang menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan dan memohon berkah rezeki serta keselamatan para nelayan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menyiapkan perahu kecil berukuran perahu nelayan yang dibuat seindah mungkin dan diisi berbagai macam bahan. Setelah siap, perahu ini dihanyutkan lalu beberapa saat kemudian para nelayan mengikutinya. Upacara adat ini akan ditemukan di Banyuwangi, Jawa Timur.

3. Pesta Sedekah Laut

Serangkaian acara adat yang digelar di daerah Jawa Tengah seperti Demak, Yogyakarta, Cilacap, dan Tegal. Pesta Sedekah Laut atau disebut juga Larung Laut ini diadakan setiap tahun. Kurang lebih, bentuk acara adat ini seperti hal-nya pesta atau festival kebudayaan.

4. Pesta Laut Dadap

Acara adat yang hampir mirip dengan Pesta Sedekah Laut. Perbedaanya terletak pada susunan acara dan kegiatan budaya yang disajikan. Budaya maritim ini digelar di Tangerang, Provinsi Banten. Meski mirip dengan Pesta Sedekah Laut, nuansanya sangat berbeda karena kegiatan budaya yang diadakan.

5. Nadran

Tergolong upacara adat yang juga memiliki tujuan untuk mensyukuri hasil tangkapan ikan, mengharap peningkatan hasil laut, dan diberi keselamatan dalam mencari nafkah dilaut. Meski memiliki tujuan yang sama dengan Petik Laut Muncar di Banyuwangi, Jawa Timur, upacara adat ini memiliki beberapa perbedaan. Acara adat ini digelar di daerah pesisir pantai utara jawa seperti Subang, Indramayu, dan Cirebon.

6. Mappanretasi

sebuah festival adat suku Bugis yang selalu dilaksanakan setiap bulan April di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Mappanretasi yang artinya memberi makan laut ini dipimpin oleh seorang Sanro, yaitu tokoh suku Bugis yang gelarnya diperoleh secara turun temurun dari leluhurnya. Acara ini juga menggunakan sesaji yang cukup berbeda dengan acara budaya maritim lainnya.

Kelautan di Indonesia Kian Membaik

Pantai Sulawesi atau Laut Sulawesi, Maritim Indonesia
pemudamaritim.com

Seperti yang kita ketahui, semenjak Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjabat, kondisi laut serta perikanan di Indonesia meningkat drastis. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Inggris, yaitu Nature mengungkapkan bahwa kebijakan Menteri Susi yang dinilai agresif terhadap pemberantasan kapal ilegal yang menangkap ikan di laut Indonesia berhasil hingga 25%. Potensi tangkapan ikan di Indonesia meningkat 14% dan keuntungan naik hingga 12%.

Mengapa dinilai agresif? Awalnya, kebijakan yang diterapkan oleh Menteri Susi menuai banyak kontroversi dari berbagai pihak. Bahkan beberapa nelayanpun ada yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Sifat dirinya yang blak-blakan atau to the point juga membuat dirinya semakin dibenci.

Pada tahun 2017, kontribusi sektor perikanan terhadap produk domestik bruto telah meningkat hampir dua kali lipat dibanding sejak tahun 2014. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Badan Statistik Pemerintah pada tahun lalu. Tentu saja ini adalah pencapaian yang sangat besar.

Tanggapan Masyarakat di Pesisir Pantai

Mengetahui hal itu, warga pesisir pantai di seluruh Indonesia pun semakin bersemangat untuk menggelar acara adat laut untuk mensyukuri hal baik tersebut. Hal itu dibuktikan salah satunya dengan anggaran pemerintah hingga 120 juta rupiah untuk penggelaran acara kebudayaan maritim di daerah pesisir Laut Bontang Kuala, Kalimantan Timur. Acara adat yang dijanjikan makin meriah ini digelar pada tanggal 22 hingga 26 November 2018 silam.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply