Pandangan Umum Mengenai Prosesor AMD

Berbicara mengenai prosesor, pasti masyarakat tahu bahwa prosesor merupakan otak dari sebuah komputer. Prosesor bekerja mengolah data komputasi yang dilakukan oleh pengguna. Semakin baik spesifikasi dan kualitas sebuah prosesor, tentu akan berdampak pada kinerjanya dalam mengolah data dan menjalankan perintah.

Di pasaran, terdapat dua perusahaan yang bergerak di bidang penghasil prosesor, salah satunya adalah Advanced Micro Devices (AMD), sebuah perusahaan teknologi dari Amerika, yang belum banyak diketahui secara luas oleh masyarakat. Lalu, apakah itu AMD dan bagaimana kualitas prosesor-prosesor keluarannya?

simak juga perbedaan amd dan intel

Advanced Micro Device

Masyarakat luas belum sepenuhnya mengetahui tentang prosesor AMD. Prosesor buatan AMD memiliki berbagai pandangan umum di kalangan masyarakat. Ada mereka yang mengetahui betul bagaimana kualitas prosesor AMD dan ada yang tahu hanya dari opini-opini yang berkembang.

Bagi Anda yang ingin merakit sebuah komputer atau memilih laptop yang menggunakan spesifikasi AMD, Anda perlu meluruskan pemahaman Anda dahulu berdasarkan fakta. Belum tentu opini-opini yang berkembang adalah fakta yang benar. Lalu, bagaimana kualitas prosesor buatan AMD sebenarnya? Mari kita simak bersama-sama dalam artikel ini.

1. Prosesor AMD Cepat Panas?

Banyak yang menganggap bahwa prosesor buatan AMD cepat panas dan juga menyerap lebih banyak daya. Memang benar, tapi itu fakta yang sudah tidak berlaku lagi. Setelah AMD meluncurkan prosesor  seri Phenom II dan Athlon II, banyak kekurangan yang sudah diperbaiki oleh AMD. Prosesor yang dahulu cepat panas kini sudah berkurang tingkatnya dan juga sudah lagi tidak menyerap banyak daya.

Selain itu, panas yang dihasilkan kini juga dapat diminimalisir dengan penerapan kipas pendingin yang lebih baik ataupun penggunaan liquid cooling yang jelas mampu menekan panas.

simak juga 5 keunggulan prosesor amd terbaru ryzen

2. Performa Lamban

AMD tidak memfokuskan pada kecepatan tinggi yang malah mengorbankan banyak hal.Mereka menitik beratkan pada efisiensi yang menghasilkan frekuensi lebih rendah. Nyatanya, meskipun frekuensinya rendah, AMD mampu menyaingi prosesor buatan kompetitornya yang memiliki frekuensi lebih tinggi. Alasan diterapkannya frekuensi rendah ini adalah supaya temperatur prosesornya dapat lebih terjangga, dan mengurangi panas berlebihan.

Masalah performa sendiri sebenarnya tergantung bagaimana Anda memadukan komponen-komponen yang tepat, tidak semata bertumpu pada kemampuan prosesor.

3. AMD Murahan

Di pasaran, prosesor AMD memang lebih murah dari kompetitornya yang telah lama menguasi pasar. Namun, bukan berarti harga murah yang diberikan oleh AMD berdampak pada kualitasnya. AMD tetap memberikan produk yang maksimal dengan harga yang lebih terjangkau. Kini, AMD telah meluncurkan prosesor terbarunya yaitu seri Ryzen yang banyak dikenal.

Ryzen telah dikenal mampu menyaingi kompetitornya dalam hal kegiatan komputasi tingkat menengah ke atas.

4. AMD Tidak Terkenal

Untuk masalah pasar, memang AMD kalah dalam hal pemasaran dari kompetitornya yang telah lebih dahulu berjaya di pasaran. Terlepas dari itu, AMD terus mengembangkan varian prosesornya dan berusaha menyaingi kompetitornya. Juga fakta mengenai AMD yang kalah dalam segi multimedia, namun AMD lebih unggul dalam segi grafis.

Namun, AMD tengah mengeluarkan varian prosesor barunya yang cukup mengejutkan pasaran karena memberikan performa yang bagus dengan harga yang lebih murah.

Setelah mengetahui fakta-fakta mengenai seperti apa sebenarnya prosesor AMD, Anda layak untuk mempertimbangkan kembali prosesor dan komponen apa yang akan Anda gunakan dalam merakit sebuah komputer atau membeli sebuah laptop. Tentunya, semua kembali pada kebutuhan penggunaan. AMD memiliki kekurangan dan kelebihan, seperti halnya AMD lebih unggul dalam urusan grafis.

simak juga perbedaan snapdragon, mediatek, dan exynos

 

Tinggalkan Balasan

Close Menu