Rencana Mematikan 3G Oleh Telkomsel

telkomsel_3g

Memasuki tahun 2019 ini, sudah tidak asing jika masyarakat pengguna smartphone menggunakan jaringan seluler 4G. Jaringan seluler atau internet ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2015. Kini perluasan jaringan 4G sudah cukup merata di tanah air dan beberapa provider seluler berencana untuk segera menerapkan jaringan 5G. Kali ini, Indonesia benar-benar ingin mengejar ketinggalan dalam teknologi internet.

Dalam tahap pembangunan 5G dan penyempurnaan 4G serta persebarannya, tentunya kuota pada blok frekuensi yang digunakan untuk jaringan seluler perlu di tinjau ulang. Saat ini, jaringan 2G dan 3G masih eksisten. Ke depannya, salah satu jaringan tersebut atau bahkan keduanya harus dimatikan untuk pengoptimalan jaringan 5G dan 4G.

Pengguna 2G Masih Banyak

Menurut Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, sejauh ini masih banyak pelanggan yang menggunakan feature phone, jadi belum akan dimatikan (2G). Kualitas 2G akan tetap dijaga karena ada pasar yang masih pakai feature phone.

Meski aktifitas telepon dan sms terus menurun, tapi masih ada 47 persen pengguna Telkomsel yang menggunakan ponsel biasa. Begitupun, 2G masih memiliki manfaat dasar dari komunikasi. Setidaknya, masih ada yang tetap menggunakan konektifitas 2G untuk aktifitas telepon dan sms.

Negara Maju Menggunakan 2G dan 4G

Alasan lain Telkomsel tidak berkeinginan untuk mematikan 2G karena negara maju dengan infrastruktur jaringan yang baik masih menggunakan 2G. Mereka menggunakan 2G secara spesifik untuk layanan komunikasi dasar dan 4G sebagai basis data karena sudah efisien dengan optimalisasi data.

Sebagai informasi singkat, 3G adalah jaringan uji coba yang digunakan untuk mendongkrak jaringan data yang lebih cepat. Jaringan tersebut diciptakan masih setengah diperuntukkan voice (telepon dan sms) dan setengah data (internet). Jadi bisa disimpulkan, jaringan 3G tidak optimal karena tidak diperuntukkan fungsi spesifik.

Tindak Lanjut Jika 4G Sudah Merata

Pihak Telkomsel sangat yakin jika 4G sudah merata, mereka akan menutup jaringan 3G dan itu akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Sebagai catatan singkat, Telkomsel meraup keuntungan sangat besar dari pengguna internet dari pembelian paket data. Karena itu, mereka sangat yakin dengan pemerataan 4G telah dilakukan, shut down 3G akan membantu dalam pengoptimalan jaringan 4G.

Rencana Telkomsel Terhadap Jaringan 5G

Setelah perbincangan soal 4G, Telkomsel juga memiliki rencana terhadap jaringan 5G. Sebenarnya, mereka mengatakan bahwa 5G tidak akan diluncurkan dalam waktu dekat ini karena penggunaannya. Jaringan 5G tidak hanya semata-mata kecepatan internet cepat saja, melainkan teknologi-teknologi AI yang membutuhkan jaringan tersebut. Adapun permasalahan monetize yang artinya secara singkat, 5G masih belum cocok secara hitungan bisnis di Indonesia.

Pada Agustus 2018 lalu, menjelang Asian Games 2018 Telkomsel sudah melakukan uji coba jaringan 5G pada mobil tanpa awak. Jaringan 5G memanglah inti utama dari Internet of Things (IoT). Teknologi-teknologi canggih lain nantinya akan berfungsi dengan jaringan 5G. Permasalahannya adalah, teknologi canggih tersebut bukanlah hal yang mudah dimiliki mengingat negara Indonesia adalah negara berkembang. Masyarakat juga diberikan pengetahuan cukup mengenai hal tersebut.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan