Review UMK di Madiun Dan Penyesuaiannya

umk_madiun

Memasuki tahun 2019, tentunya perubahan-pun akan terjadi pada beberapa segmen, diantaranya adalah UMK yang ditentukan oleh Gubernur Jatim. Apa yang dimaksud dengan UMK? Terkadang kita juga mendengar istilah UMR dan UMP. UMK adalah singkatan dari Upah Minimum Kota atau Kabupaten. Untuk penjelasan lebih lanjutnya, anda bisa melihat artikel tentang UMR, UMK, dan UMP berikut.

Penetapan UMK ini sebenarnya sudah di tentukan pada tanggal 15 November 2018 silam dengan nominal sebesar Rp1.801.406,09 per bulan. Penetapan tersebut tertulis dalam  Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/665/KPTS/013/2018 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2019 tertanggal 15 November 2018.

Sebenarnya, besaran UMK Madiun 2019 yang ditetapkan tersebut lebih kecil dari usulan Pemkot Madiun. Usulan yang mereka sampaikan atas dasar kesepakatan bersama antara Apindo dan serikat pekerja berada di angka Rp 1,9 juta.

Sesuai dengan SK Gubernur, UMK Kota madiun menjadi yang tertinggi di antara kota dan kabupaten lainnya di wilayah eks-Karesidenan Madiun. Adapun UMK 2019 pada Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan ditetapkan sebesar  Rp1.763.267,65.

Besaran Angka UMK Madiun dan Sekitar di Tahun Sebelumnya

Berada di urutan bawah, tentunya penguatan nominal UMK juga tidak sekuat dengan daerah lainnya. Kenaikan UMK dari tahun ke tahun bisa terbilang tidak terlalu signifikan. Hal ini disebabkan karena penjelasan ekonomi singkat, yaitu tingkat kebutuhan, keragaman, dan konsumsi juga rendah. Perumusan dengan banyak pertimbangan dan evaluasi dilakukan dengan teliti ketika menentukan UMK.

Sedikit perbandingan UMK kota Madiun dari tahun 2016-2019 urut di angka Rp 1.394.000, Rp.1.509.010, Rp 1.640.439,34, Rp 1.801.406,09 dan untuk kabupaten Madiun di angka Rp 1.340.000, Rp 1.450.550, Rp 1.576.892,91, Rp 1.763.267,65. Hanya terjadi kenaikan kira-kira Rp 100.000 hingga Rp 160.000 saja pertahunnya. Sebut saja yang tertinggi kota Surabaya yang memiliki kenaikan UMK kira-kira Rp 200.000 hingga Rp 300.000 pertahunnya.

Dari data UMK Jawa Timur, kota Madiun berada di urutan ke 28 dari total 38 jumlah kota atau kabupaten se Jawa Timur. Kabupaten Magetan yang termasuk berada di wilayah Madiun memiliki urutan terbawah dari total jumlah tersebut.

Perbandingan Nominal UMK Dengan Daerah Lain

Jika kita berbicara nominal UMK di daerah lain, sebut saja kota Surabaya dengan UMK tertinggi di area Jatim Rp 3.871.052,61 sangat berbanding jauh dengan kota Madiun. Kami lanjutkan dengan perbandingan di kota Mojokerto di angka Rp 2.263.665,07 dan kabupaten Mojokerto di angka Rp 3.851.983,38. Bahkan kota Kediri dan kabupaten Kediri sedikit berada di atas UMK kota dan kabupaten Madiun dengan besaran Rp 1.899.294,78 dan Rp 1.850.986,07.

Kota dan kabupaten Madiun memang berada di urutan bawah jika kita melakukan perbandingan nominal UMK dengan daerah lainnya. Hal tersebut wajar mengingat tingkat konsumsi di daerah ini tergolong “rendah” atau “murah” dibanding dengan daerah lainnya.

Penyesuaian UMK Dengan Kenaikan Harga

Dengan naiknya nominal UMK, tentunya ada juga penyesuaian kenaikan dengan naiknya harga di segmen tertentu seperti sembako dan lain-lainnya. Pada kenaikan ini, sebenarnya tidak seluruh harga terjadi kenaikan, hanya saja beberapa kebutuhan pokok dan komoditi seperti cabai merah, daging ayam, telur ayam ras, dan bawang merah saja yang mengalami kenaikan. Di kabarkan harga kedelai juga naik dan membuat para pengrajin tempe mengeluh.

Kenaikan harga yang terjadi sebenarnya sudah bermula sejak oktober sampai desember 2018 lalu. Hal itu dipicu juga dengan perayaan hari natal dan tahun baru 2019. Sebenarnya siklus kenaikan ini masih terbilang di zona aman karena ada juga beberapa kebutuhan pokok yang turun harga, salah satunya adalah harga telur ayam. Harga telur ayam yang awalnya berada di harga Rp 25.000 per kilogram turun menjadi Rp 24.000 menjelang awal tahun 2019.

Adapun perubahan harga yang mempengaruhi secara nasional, yaitu turunnya harga BBM non subsidi mulai hari sabtu pada tanggal 5 Januari 2019 silam. Yang dimaksud dengan BBM non subsidi adalah BBM jenis pertalite, pertamax, pertamax turbo, dexlite, dan dex.

Sedikit berbicara mengenai biaya kebutuhan makanan di kota dan kabupaten Madiun sekitar masih tergolong rendah juga. Di kota Madiun, harga terbilang masih murah dan anda akan mendapati harga yang lebih rendah lagi di beberapa wilayah perbatasan kota Madiun. Area kabupaten Madiun-pun terbilang murah dan memiliki selisih dengan wilayah kota.

Jadi jika anda berdomisili, bekerja, atau menetap di wilayah ini, anda tidak perlu khawatir dengan pengeluaran yang tinggi tanpa pendapatan yang berimbang. Sebenarnya ini adalah kalimat yang bersifat subyektif, mengingat masing-masing orang memiliki pemahaman tersendiri.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan