Smartwatch Masih Jarang Pengguna Hingga Sekarang

therunningpitt.com

Smartwatch adalah sebuah inovasi baru dalam penggunaan teknologi, dimana menggabungkan fungsi jam tangan konvensional dengan smartphone. Pada smartwatch anda bisa melakukan aktifitas seperti pada smartphone, hanya pada perangkat yang lebih kecil yakni jam tangan.

Banyak merk dan tipe smartwatch yang sudah diproduksi, baik merk terkenal maupun yang kurang populer. Penjualan smartwatch sendiri masih tinggi dan meningkat dari tahun ke tahun.

Meski perkembangannya cukup siginfikan, namun di Indonesia sendiri penggunaan smartwatch masih belum terlalu populer. Dalam artian penggunaannya masih tidak merata seperti penggunaan smartphone. Hal ini didasari oleh beberapa faktor yang menjadikan smartwatch masih jarang digunakan hingga sekarang. Meski begitu kedepan tren penggunaan smartwatch akan lebih baik meski penggunaannya tidak sebesar smartphone.

Beberapa Faktor Jarangnya Penggunaan Smartwatch

Sudah disinggung sebelumnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi dalam jarangnya penggunaan smartwatch khusunya di Indonesia. Kami merangkum dalam beberapa poin berikut.

1. Tidak Adanya Standar Baku / Terlalu Variatif

Berbeda dengan smartphone yang memiliki standar baku mengenai spesifikasi dan desain. Dalam smartwatch desain dan spesifikasi sangat bervariasi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya merk ‘kurang populer’ yang mengisi pasar smartwatch, meski pasar masih dikuasai oleh merk mainstream seperti Apple atau Samsung. Variasi dalam jam memang perlu dibuat namun bagi smartwatch hal ini kadang membingungkan pembeli.
Akibat terlalu banyak variasi membuat pengguna kesulitan atau kebingungan untuk memilih smartwatch pilihannya karena belum tahu mana yang harus dipilih. Selain itu, spesifikasi masing – masing smartwatch juga berbeda. Hal inilah yang kemungkinan membuat smartwatch masih jarang penggunanya di Indonesia hingga sekarang.

2. Fungsi Yang Kurang Dipahami

Banyak orang memakai smartwatch hanya sekedar gaya saja atau mengikuti gaya hidup. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Ditambah lagi karena fungsi pada smartwatch yang tidak banyak orang tahu. Ada juga fungsi yang tidak dipahami oleh pengguna karena terbiasa dengan aplikasi di smartphone.

3. Fungsi Yang Kurang Penting

Banyak fitur di smartwatch yang sifatnya kurang penting sehingga pengguna lebih memilih smartphone yang lebih jelas digunakan. Misalnya fitur gestur atau sensor yang sebenarnya sudah ada di smartphone. Hal inilah yang menyebabkan penggunaan smartwatch masih jarang hingga sekarang.

4. Kurang Mendukung Aktifitas Tertentu

Banyak fungsi smartwatch yang terbatas dan kurang mendukung beberapa aktifitas. Anda sering bekerja di perjalanan, tidak mungkin melakukan pengetikan dokumen melalui smartwatch dan menggunakan laptop. Melakukan telpon dan chat sebenarnya dapat dilakukan lewat smartwatch, namun dirasa kurang efektif bagi beberapa pengguna.
Beberapa fungsi smartwatch lainnya juga memiliki fungsi yang kurang mendukung aktifitas tertentu. Kebanyakan orang masih menganggap fungsi smartwatch  sebagai penunjuk waktu saja. Hal ini yang menyebabkan orang lebih memilih jam biasa untuk melakukan hal tersebut dan membuat penggunaan smartwatch masih jarang hingga kini.

5. Masih Kalah Saing dengan Smartphone

Jika dilihat tren penjualan smartphone yang ada dibanding smartwatch tentu sangat jauh perbedaan diantaranya. Smartphone sangat tinggi penjualannya dan merata dibandingkan penjualan smartwatch. Sedangkan smartwatch hanya laris di kalangan tertentu saja. Sehingga popularitas smartwatch untuk segmen pasar umum tidak terlalu tinggi.
Meski smartwatch sudah diproduksi oleh semua merk populer dan trennya meningkat, namun memang dari segi fitur lebih baik smartphone. Smartphone memberikan layanan dan fitur yang lebih luas daripada sekedar smartwatch yang masih dianggap ‘hanya’ sebagai penunjuk waktu saja. Hal itulah yang menyebabkan perangkat ini masih sepi pengguna hingga sekarang.

6. Harga Yang Masih ‘Terlalu Tinggi’

Untuk sebuah smartwatch, harga yang ditawarkan memang tidak semahal smartphone, namun untuk sebuah jam harga ini masih terlalui tinggi. Harga yang tinggi ini kadang tidak sesuai dengan fitur yang dapat digunakan atau dipahami oleh pengguna. Hal inilah yang membuat orang mengurungkan niatnya untuk membeli smartwatch dan lebih memilih gadget lainnya seperti smartphone atau tablet.

Tren Smartwatch Kedepan

Meski smartwatch masih jarang penggunanya hingga sekarang, diperkirakan tren penggunaan smartwatch akan meningkat dalam beberapa tahun kedepan. Hal ini didasari oleh data dari IDC (International Data Corporation) yang dilansir dari Kompas.com. IDC menyebutkan bahwa Apple akan mengirimkan sekitar 45,2 juta smartwatch ke seluruh dunia pada 2019. Tentu dengan hal ini akan meningkatkan penjualan smartwatch dan tren penggunaannya.

Terlepas dari itu, jika menilik beberapa faktor di atas, smartwatch akan tetap jarang penggunanya jika dibandingkan dengan smartphone. Hal ini sekali lagi tergantung keputusan pengguna dalam membeli perangkat tersebut. Semoga tulisan kami menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda.

Tinggalkan Balasan