Teknologi Modern Bagi Anak, Bagaimana Seharusnya?

diahayukinasih.wordpress.com

Kemajuan teknologi modern adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Dari aspek apapun sudah dimasuki dan dipengaruhi oleh adanya teknologi. Hal ini juga termasuk pada masuknya teknologi bagi setiap kalangan manusia, baik tua dan muda. Salah satu pengaruh teknologi modern juga berdampak pada anak-anak.

Anak-anak yang lahir sekitar tahun 2000 ke bawah mungkin adalah anak yang lahir di zaman teknologi. Mereka lahir dan besar dengan kehadiran yang semakin pesat dan memudahkan kehidupan mereka di masa yang akan datang. Berbeda dengan generasi sebelumnya, generasi yang sudah lahir dengan teknologi cenderung lebih cerdas dalam berpikir dan wawasan yang cukup luas.

Namun teknologi ini tidak serta merta memiliki sisi positif, ada pula sisi negatif yang ditimbulkan. Hal ini tak lepas dari kurangnya pendidikan dan bimbingan mengenai bagaimana teknologi seharusnya digunakan. Akibatnya ada beberapa anak yang kecanduan teknologi dan menyalahgunakan teknologi untuk hal yang tidak baik. Hal ini tentu mengkhawatirkan orang tua dan juga masa depan generasi penerus bangsa itu sendiri.

Dalam tulisan ini kami memberikan informasi mengenai bagaimana seharusnya teknologi modern yang baik bagi anak. Khususnya bagi anak yang lahir di era milenial sekarang ini.

Manfaat Teknologi Modern Bagi Anak

Teknologi modern tentu memiliki andil besar dan manfaat yang luas bagi anak-anak yang memakainya. Teknologi modern pada dasarnya membantu manusia dalam beraktifitas. Khusus bagi anak-anak teknologi ini memiliki manfaat sebagai berikut.

  1. Membantu anak belajar / menambah pengetahuan akan teknologi dan pengetahuan umum.
  2. Teknologi dapat membuat anak terhibur akan konten yang bermanfaat seperti konten pendidikan atau film anak yang mengajarkan moral.
  3. Handphone dapat membantu orangtua berkomunikasi dengan anak, misalnya jika ia sedang bersekolah.
  4. Membuat anak mudah berkomunikasi dengan orang lain yang jauh jaraknya.
  5. Memicu konsentrasi tinggi pada anak
  6. Komputer dapat membantu belajar anak secara variatif

Dampak Negatif Teknologi Modern Bagi Anak Tanpa Pendidikan / Bimbingan

Selain dampak positif yang didapat, teknologi juga memiliki dampak negatif apabila tidak dibarengi dengan bimbingan dari orangtua. Dampak ini muncul apabila anak dibebaskan menggunakan teknologi tanpa kontrol. Contoh dampak negatifnya adalah sebagai berikut.

  1. Membuat sakit pada organ tubuh tertentu, seperti mata perih apabila terlalu lama didepan gadget / komputer.
  2. Membuat malas anak dalam belajar buku/sejenisnya. Karena adanya game online atau media pembelajaran instan di internet.
  3. Membuat lupa waktu untuk beraktifitas normal / bermain layaknya anak biasa.
  4. Banyak konten yang tidak pantas yang mudah diserap oleh anak di internet. Misalnya konten kekerasan atau pornografi.
  5. Membuat anak mudah terganggu emosinya, ini terjadi jika terlalu sering bermain game online.
  6. Mengurangi interaksi sosial dengan teman di dunia nyata, karena lebih memilih media sosial dalam pertemanan.

Bagaimana Pendidikan Teknologi & Internet di Indonesia?

Menyikapi dampak negatif yang terjadi akibat teknologi, sudah seharusnya ada pendidikan untuk teknologi bagi anak agar tidak salah menggunakannya. Di Indonesia sendiri hal ini masih jarang diberlakukan dan hanya sebatas pengenalan teknologi secara dasar saja, yang biasanya dimasukkan dalam pelajaran TIK. Bahkan pelajaran ini ada yang sudah dihilangkan dari kurikulum sekolah.

Indonesia sendiri belum membudidayakan pendidikan internet secara jelas dan transparan. Sehingga orangtua atau guru tidak bisa mengontrol muridnya menggunakan teknologi. Hal ini harus disikapi serius, mengingat pendidikan adalah sesuatu yang penting dan tidak bisa instan. Terlebih lagi ini soal bagaimana perilaku anak-anak dalam menggunakan teknologi.

Bahaya Anak Menggunakan Internet & Sosial Media Tanpa Pengawasan dan Pendidikan

Ada bahaya lain yang bisa saja mengancam anak dengan hadirnya internet. Sejatinya internet bermanfaat bagi anak dalam proses belajar hal baru. Namun tanpa pengawasan orang tua atau pendidikan akan internet, hal ini juga bisa merugikan anak itu sendiri. Hal ini juga akan berdampak buruk bagi orang tua si anak tersebut.

Jika anak bermain internet tanpa pengawasan, bukan tidak mungkin anak tersebut akan mengakses konten negatif di internet (misal kekerasan atau pornografi). Sifat anak yang ingin tahu lebih membuat hal seperti ini bisa saja terjadi. Oleh karena itu agar bahaya tidak serius mengancam, sebaiknya orangtua memberi pengawasan pada anak dalam bermain internet. Hal yang sama juga dapat dilakuan ketika anak bermain sosial media.

Menggunakan sosial media sebenarny baik jika penggunaannya tepat untuk komunikasi. Namun sosial media juga bisa jadi sesuatu yang berbahaya mengingat banyaknya hal negatif yang ada di dalamnya. Misalnya saja aksi bullying di sosial media atau konten negatif di dalamnya. Maka dari itu pendidikan dan pengawasan dari orangtua dan guru perlu adanya untuk membendung hal tersebut.

Bagaimana Seharusnya Teknologi Modern Untuk Anak?

Berdasarkan kondisi yang terjadi, sudah seharusnya teknologi bagi anak dibatasi atau diberi pengarahan khusus dari orangtua. Orangtua seharusnya tidak menjejali anak-anak dengan teknologi pada usia dini, biarkanlah mereka bermain secara biasa dengan mainan atau teman. Setelah anak sudah mulai beranjak remaja, bisa diperkenalkan dengan teknologi, namun tetap dibatasi dan diberi bimbingan yang tepat agar tidak salah menggunakannya.

Langkah lain yang seharusnya dilakukan adalah membatasi penggunaan gadget pada usia tertentu. Anak usia dini dibawah 5 tahun seharusnya tidak usah diberi gadget agar lebih tenang atau untuk bermain. Usia ideal anak yang bisa memegang gadget memang harus usia anak sekolah, sekitar umur 10 tahun ke atas, itupun harus dengan pengawasan orangtua secara penuh. Anda juga bisa membatasi penggunaan internet pada anak usia dini, dan mulai mengenalkannya pada usia sekolah.

Selain orangtua, guru di sekolah juga harus memberi pendidikan pada anak agar menggunakan teknologi secara bijak. Guru juga harus tegas memberi arahan pada anak agar tidak salah dalam menggunakan teknologi. Intinya, apapun teknologi yang berkembang selama pendidikan perilaku / moral ditanamkan akan membuat teknologi tersebut akan sesuai dengan anak yang menggunakannya.

Adapun himbauan penggunaan teknologi untuk anak yang disampaikan oleh Kominfo (Kementrian Komunikasi dan Informatika) yang ditujukan kepada orang tua anak agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi pada anak mereka.

Tinggalkan Balasan