fbpx

Terinsipirasi Malioboro, Madiun Sekitar Dirombak !

perbandingan jalan pahlawan madiun sekarang dengan jalan malioboro yogyakarta

Kota Yogyakarta, tidak dipungkiri jika kita sepintas pasti akan memikirkan Malioboro. Sudah menjadi destinasi umum para wisatawan lokal maupun mancanegara. Karena nuansa tak terlupakannya, kini Madiun terinspirasi ingin membangun infrastruktur yang mirip seperti Malioboro. Tidak hanya madiun saja, Magetan juga berpikir demikian. Proyeksi Malioboro-Madiun dan Magetan sudah dalam tahap proses.

Berikut pembangunan Madiun dan Magetan yang terinsipirasi dari Malioboro

Kota Madiun, Jalan Pahlawan

Jalan Pahlawan di Kota Madiun Januari 2020

Beberapa waktu lalu, Madiun sempat dihebohkan oleh kedatangan Restoran fast foot McDonald’s. Demi mendatangkan franchise terkenal tersebut, Madiun mengubah arah jalur lalulintas yang sedikit tidak terduga. Terdapat juga isu mengenai franchise papan atas Starbucks yang akan menghadiri Kota Madiun juga.

Sebelum dihadiri oleh para waralaba raksasa, pemerintah Kota Madiun berniat untuk menata infrastruktur di Jalan Pahlawan dengan inspirasi dari Malioboro. Nantinya, kota Madiun bisa terlihat lebih cantik dan diharapkan menjadi destinasi wisata layaknya Malioboro.

• Perkembangan

Saat ini, proses sudah berjalan salah satunya penanaman pohon setinggi lima meter. Pohon tersebut juga memiliki bunga-bunga. Dengan riasan pepohonan, diharapkan nuansa menjadi sejuk dan lebih natural.

• Rencana

Rencana kedepannya, Jalan Pahlawan di depan Balai Kota Madiun akan dipersempit untuk pembangunan trotoar. Lebarnya 19 meter, dan akan dipersempit menjadi 10 meter. 9 meter akan dibagi masing-masing 4,5 meter kanan dan kiri jalan untuk trotoar.

Dengan konsep tersebut, diharapkan Jalan Pahlawan lebih banyak pengguna jalan dan bisa dijadikan tempat santai serta berfoto-foto.

Di selatan Balai Kota Madiun, terdapat sungai Terate-Sumberumis yang akan ditutup. Tujuan penutupan ini akan digunakan sebagai pusat kuliner khas Madiun.

Magetan, Jalan Yos Sudarso

Jalan Yos Sudarso Kota Magetan Juli 2019

Berbeda dengan Madiun, Magetan sebenarnya sudah merencanakan hal ini dari tahun 2018 lalu. Kota Magetan juga memiliki perbedaan tujuan utama, yaitu fungsi drainase. Dinas PUPR Magetan mengatakan bahwa sistem drainase sebelumnya sangatlah buruk karena sudah bertahun-tahun tidak diperbarui. Dengan pembangunan trotoar baru, Dinas PUPR juga membuat struktur dan bentuk trotoar yang bagus untuk pejalan kaki.

Pembangunan trotoar untuk perbaikan sistem drainase sekaligus untuk para pejalan kaki. Dari usaha serentak ini, diharapkan memudahkan masyarakat dalam akses jalan kaki dan pedagang yang berjualan. Hal ini adalah sedikit upaya perbaikan perekonomian masyarakat Magetan.

• Perkembangan

Saat ini, pembangunan trotoar sudah selesai. Pemerintah Kota Magetan masih perlu pembinaan dan sosialisasi masyarakat sekitar dalam penggunaan jalan.

• Rencana

Bupati Magetan berupaya meminta dibukanya exit jalan tol di tol trans jawa yang melintas di Kabupaten Magetan kepada Presiden Jokowi. Hal ini bertujuan agar Magetan tidak hanya dijadikan sebagai jalur melintas lewatan saja. Selain pembangunan di Jalan Yos Sudarso, Ia juga merencanakan wisata religi yang akan ditujukan ke Desa Temboro.

Dari Jalan Yos Sudarso ke utara atau dari Pasar Baru hingga Pasar Sayur akan dijadikan sebagai Malioboronya Magetan.

Sedangkan Desa Temboro, seperti yang kita tahu bahwa wilayah tersebut merupakan destinasi tempat belajar berbagai macam ilmu Islam. Meski tidak di dekat Kota Magetan dan tidak berada di pinggir jalan, dengan arahan dan edukasi yang benar, wisatawan muslim akan tertarik mengunjungi Desa Temboro.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply